ORGANISASI OSIS

Ibarat Api Unggun, Selalu membutuhkan Kayu Bakar untuk terus Berkobar. Organisasi membutuhak Kader untuk bisa selalu bergerak.

PENGORBANAN

Pengorbanan adalah dimana ketika kita bisa mengikhlaskan diri kita terlibat didalam setiap kebaikan, walau dalam kelelahan, kesempitan kita selalu ada dalam setiap Kebaikan.

PRESTASI

Prestasi Terbaik adalah dimana ketika seseorang mampu memahami dan mengerti keadaan orang - orang disekitarnya.

KEBERHASILAN

Dimulai dari keteguhan hati, Kesungguhan Jiwa, Ketekunan tekat, dan Keyakinan pikiran, akan membawa diri pada keridho'an Allah SWT dalam mencapai segala cita - cita hidup dan kebahagiaan yang sesungguhnya.

KESEMPURNAAN

Sempurna itu bukan karena kita semua sama, tetapi kesempurnaan itu terletak diantara perbedaan yang kita miliki, kemudian kita sling memahami, saling melengkapi sehingga terciptalah kesempurnaan yang sesungguhnya, karena itulah memahami orang lain itu Amazing.

Saturday, August 21, 2021

Contoh Soal Pedagogik dan Jawabanya, PPG, PPPK, CPNS, ASN

 A.     PERKEMBANGAN KOGNITIF PESERTA DIDIK

 


1.   Pernyataan berikut yang menjelaskan makna istilah kognitif adalah….

a.      Kemampuan berkomunikasi

b.     Kemampuan untuk memecahkan masalah

c.      Kemampuan berinteraksi

d.      Kemampuan untuk mengintegrasikan diri

2.   Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam perkembangan peserta didik. Faktor utama yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak adalah…..

a.      Inspirasi

b.      Budaya

c.      Inspirasi

d.     Pengasuhan dan lingkungan

3.   Kemampuan berfikir untuk mengoperasikan kaidah-kaidah logika tapi masih terkait dengan obyek-obyek bersifat konkrit merupakan ciri-ciri kemampuan anak berusia

a.      0 – 2 tahun

b.      2 — 7 tahun

c.      7 — 11/12 tahun

d.      11/12/ — 14/15 tahun

4.   Menggunakan potongan sapu lidi, kelereng, globe, gambar-gambar yang menyangkut pembelajaran IPA serta IPS sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berfikir anak yang dikenal sebagai tahapan

a.      Anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan obyek bersifat kongkrit (operasional konkrit)

b.      Pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya (sensomotor)

c.      Dominasi pengamatan bersifat egosentris

d.      D.Kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkrit (operasional formal)

 

B.     SOAL KOMPETENSI PEDAGOGIK PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL PESERTA DIDIK  

5.   Kemampuan peserta didik untuk membina hubungan dan kemampuan memotivasi diri termasuk kecerdasan….

a.      Kognitif

b.      Sosial

c.      Emosional

d.      Moral

6.   Seorang peserta mampu mengendalikan diri dengan baik dalam berbagai situasi dan mampu mampu menjalin kerjasama yang baik dengan teman-temannya, dan mampu memposisikan diri di lingkungan dengan baik. Peserta didik tersebut memiliki kecerdasan…

a.      Moral

b.      Spiritual

c.      Sosial emosional

d.      Kognitif

7.   Seorang peserta didik selalu ingin mendominasi dalam suatu kelompok belajar. Dia tidak memberi kesmpatan anggota lain untuk mengemukakan pendapat. Jika teman lain yang memimpin dan mengendalikan jalannya diskusi, ia memisahkan diri dan cenderung belajar sendiri. Peserta didik tersebut mengalami permasalahan dalam perkembangan …

a.      Sosial-emosional

b.      Kognitif

c.      Moral

d.      Spritual

 

C.     SOAL PERKEMBANGAN MORAL PESERTA DIDIK  

8.   Peserta didik telah memiliki yang memiliki moralitas benar-benar diinternalisasikan dan tidak didasarkan pada standar-standar orang lain. Dia mengenal tindakan moral alternatif, menjajaki pilihan-pilihan, dan kemudian memutuskan berdasarkan suatu kode moral pribadi. Hal ini merupakan contoh perilaku moral-spritual pada tahapan …

a.      Penalaran pascakonvensional

b.      Penalaran konvensional

c.      Penalaran prakonvensional

d.      Penalaran interkonvensional

9.   Individu memandang apa yang diharapkan oleh keluarga, kelompok, masyarakat dan bangsa serta setia mendukung aturan social bukan hanya untuk ketenangan tetapi disadari sebagai sesuatu yang berharga. Pernyataan tersebut merupakan tahapan perkembangan moral …

a.      Prakonvensional

b.      Konvensional

c.      Pascakonvensional

d.      Interkonvensional

 

D.     SOAL KESULITAN BELAJAR SISWA

10.   Memaksimalkan kegiatan ekstrakurikuler, melakukan rekreasi dengan guru, dan melakukan kegiatan informal lainnya memiliki fungsi untuk mengatasi kesulitan belajar dalam hal ….

a.   Mengemukakan gagasan

b.   Mengaktualisasikan diri

c.   Penciptaan hubungan yang baik

d.   Menformulasikan tindakan

11.   Tindakan yang paling tepat dilakukan pada saat siswa mengalami kesulitan memahami pelajaran yang sedang diajarkan adalah:

a.   Mengulang kembali bahan yang diajarkan

b.   Memberikan tugas agar siswa mempelajari bahan yang belum dipahami

c.   Memberikan buku sumber untuk dipelajari siswa

d.  Membantu setiap siswa yang mengalami kesulitan

12.   Seorang peserta didik mampu mendengarkan informasi yang disampaikan oleh guru tetapi pada saat ditanya ia tidak mengerti apa yang ia dengar. Peserta didik tersebut mengalami kesulitan/ gangguan belajar dalam hal ….

a.   Kesulitan akademis

b.  Gangguan simbolik

c.   Gangguan non simbolik

d.   Gangguan sosial

13.   Perbedaan antara konseling dan wawancara terletak pada maksud dan tujuannya. Tujuan konseling adalah….

a.   Membantu siswa agar dapat memecahkan masalah pribadinya

b.   Menbantu siswa agar dapat melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya

c.   Membantu siswa agar dapat mengatasi kesulitan belajar

d.   Membantu siswa agar memperoleh informasi tertentu

14.   Cara yang yang paling cepat dan akurat yang digunakan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik yang bersumber dari faktor sosial adalah …

a.   Sosiometri

b.   Angket

c.   Wawancara

d.   Brainstorming

15.   Bila anda sebagai guru menemukan peserta didik mengalami kesulitan memahami materi pelajaran yang diberikan, tindakan apa yang akan dilakukan ?

a.   Memindahkantempat duduk peserta didik ke meja yang paling depan

b.   Mengulangi penjelasan bahan ajar kepada seluruh peserta didik

c.   Memberikan bantuan belajar kepada peserta didik yang bersangkutan

d.   Menugaskan seluruh peserta didik membaca buku sumber

16.   Peserta didik banyak meluangkan waktu untuk bermain dengan teman-temannya. Dia rela menghabiskan waktunya untuk teman daripada belajar. Ketika hasil tes dibagikan, serta didik mendapat nilai yang kurang memuaskan. berusaha menyadarkan siswa. hal tersebut merupakan penyadaran kesulitan belajar yang bersumber dari faktor …

a.   Keluarga

b.  Sosial

c.   Kondisi fisik

d.   Intelektual

 

E.     SOAL TEORI BELAJAR  

17.   Teori ini memandang belajar sebagai hasil dari pembentukan hubungan antara rangsangan dari luar (stimulus) dan balasan dari siswa (response) yang dapat diamati. Semakin sering hubungan (bond) antara rangsangan dan balasan terjadi, maka akan semakin kuatlah hubungan keduanya (law of exercise). Teori belajar yang dimaksud adalah…

a.   Behaviorisme

b.   Humanistik

c.   Sibernetik

d.   Kontruktivisme

18.   Di dalam proses pembelajaran, para siswa dihadapkan dengan situasi di mana ia bebas untuk mengumpulkan data, membuat dugaan (hipotesis), mencoba-coba (trial and error), mencari dan menemukan keteraturan (pola), menggeneralisasi atau menyusun rumus beserta bentuk umum, membuktikan benar tidaknya dugaannya itu. Hal ini merupakan penerapan teori belajar….

a.   Sibernetik

b.   Humannistik

c.   Behaviorisme

d.  Konstruktivisme

19.   Menurut teori ini, peranan guru dalam pembelajaran adalah sebagai fasilitator, motivator, dan memberikan kesadaran mengenai makna kehidupan pada siswa. Teori belajar ini berusaha memahami perilaku belajar dari sudut pandang pelakunya bukan dari sudut pandang pengamatnya. Teori belajar ini adalah ….

a.   Humanistik

b.   Konstruktivisme

c.   Kognitivisme

d.   Nativisme

20.   Pada masa kini siswa dituntut untuk dapat belajar setiap saat dan bisa terjadi di manapun. Hal ini terjadi karena kemajuan teknologi yang memungkinkan belajar jarak jauh dalam jaringan atau online. Pernyataan diatas sejalan dengan teori belajar ….

a.   Sibernetik

b.   Konstruktivisme

c.   Behaviorisme

d.   Kognitivisme

21.   Pendapat yang menyatakan bahwa pengetahuan atau pengalaman yang baru dapat terkait dengan pengetahuan lama yang sudah ada di dalam struktur kognitif seseorang adalah teori belajar…

a.   Behaviorisme

b.   Konstruktivisme

c.   Kognitivisme

d.   Sibernatik

 

F.     SOAL PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN  

22.   Tujuan pembelajaran yang menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensinya dimuat dalam:

a.   Silabus

b.  RPP

c.   Silabus dan RPP

d.   SKL

23.   Komponen rancangan pelaksanaan pembelajaran terdiri dari….

a.   Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi

b.   Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, indikator,materi, metode, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi

c.   Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode, sumber belajar, media pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi

d.   Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode, media pembelajaran, sumber belajar, evaluasi, langkah-langkah pembelajaran

24.   Silabus dan RPP sama-sama sebagai rencana proses pembelajaran, perbedaannya adalah sebagai berikut:

a.   Silabus berisi kompetensi dasar sedangkan rpp mengarahkan kegiatan belajar untuk mencapai kompetensi dasar

b.   Silabus bersumber dari standar isi dan standar lulusan, sedangkan RPP bersumber dari standar kompetensi lulusan

c.   RPP dibuat oleh setiap guru, sedangkan silabus dibuat oleh tim guru

d.   RPP dan silabus keduanya disusun oleh setiap satan pendidikan.

25.   Salah satu prinsip dalam penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah

a.   Materi atau bahan ajar berbasis kompetensi

b.  Pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik

c.   RPP bersumber dari silabus

d.   Alokasi waktu sesuai dengan jadwal pada setiap satuan pendidikan

26.   Renacana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih. Dijabarkan dari….

a.   Silabus untuk pembuatan indicator dan tujuan pembelajaran dalam upaya mencapai KD

b.   Silabus untuk pembuatan tujuan pembelajaran dan materi dalam upaya mencapai KD

c.   Silabus untuk pembuatan ndikator dan penilaian dalam upaya mencapai KD

d.  Silabus untuk mengarahkan ke­giatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD

27.   Perhatikan beberapa komponen dari RPP untuk mata pelajaran bahasa Indonesia adalah sebagai berikut ……

Kompetensi dasar :Mengenal kegiatan bermusyawarah

Indikator : menyebutkan dua ciri kegiatan bermusyawarah

Tujuan Pembelajaran : setelah pelaksanaan pemilihan ketua kelas siswa dapat menyebutkan dua ciri kegiatan musyawarah dengan benar

Berdasarkan komoponen-komponen RPP tersebut prinsip digunakan adalah….

a.   Memberikan umpan balik dan tindak lanjut

b.   Mendorong partisipasi aktif peserta didik

c.   Memperhatikan perbedaan individu peserta didik

d.  Keterkaitan dan keterpaduan

28.   Dalam mengunakan media dan alat bantu mengajar, guru sebaiknya memperhatikan beberapa faktor di bawah ini, kecuali satu yakni;:

a.   Metode mengajar yang digunakan guru

b.   Karakteristik bahan ajar

c.   Waktu yang tersedia untuk kegiatan pembelajaran

d.   Buku sumber yang digunakan dalam pembelajaran

29.   Jika seorang guru melakukan aktifitas pembelajaran sebagai berikut:

Membekali murid tidak hanya dengan fakta-fakta, melainkan diarahkan pada kemampuan penguasaan dalam proses berfikir dan berkomunikasi,

Berperan sebagai fasilitator dan pembimbing belajar peserta didik.

Melakukan penilaian yang mencakup cara-cara penyelesaian masalah dengan berpatokan pada aturan yang berlaku, seperti peta konsep, diagram ven, portopolio, uji kompetensi, dan ujian komprehensif.

Maka guru tersebut dapat dikatakan menggunakan pembelajaran yang berbasis….

a.   Kognitivisme

b.   Behaviorisme

c.   Konstructivisme

d.   Humanisme

30.   Menurut Piaget, periode perkembangan operasi kongkrit pada siswa usia peserta didik antara 7 – 12 tahun. Dengan demikian proses pembelajaran dikelas harus lebih menekankan…

a.   Penggunaan media, alat peraga termasuk sumber belajar.

b.   Pemberian tugas yang tersetruktur.

c.   Penggunaan metode bervariasi

d.   Menekankan berfikir ktiris dan pemecahan masalah.

31.   Benjamin S. Bloom mengembangkan ranah kognitif dengan urutan berikut:

a.   Ingatan; pemahaman, analisis, aplikasi, sintesis, dan evaluasi;

b.  Ingatan, pemahaman, aplikasi, analisis, síntesis, dan evaluasi

c.   Ingatan, pemahaman, síntesis, aplikasi, analsis, dan evaluasi

d.   Ingatan, pemahaman, analisis, aplikasi, evaluasi, dan, síntesis.

32.   Taksonomi Anderson dan Krathwol menyempurnakan taksonomi Benjamin S. Bloom mengembangkan ranah kognitif dengan urutan berikut:

a.   Ingatan; pemahaman, analisis, aplikasi, sintesis, dan evaluasi;

b.   Ingatan, pemahaman, aplikasi, analisis, síntesis

c.   Ingatan, pemahaman, síntesis, aplikasi, analsis, dan evaluasi

d.  Ingatan, pemahaman, aplikasi,analisis, evaluasi, dan, mencipta.

33.   Model pembelajaran yang mempunyai keunggulan antara lain; berpikir dan bertindak kreatif, memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis, merangsang perkembangan kemajuan berfikir siswa untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat, adalah….

a.   Role Playing

b.   Inquiry

c.   Problem Solving

d.   Picture and Picture

34.   Faktor yang penting dipertimbangkan guru dalam melaksanakan diskusi pemecahan masalah proses pembelajaran adalah:

a.   Waktu yang tersedia untuk melaksanakan diskusi

b.  Rumusan masalah yang harus didiskusikan

c.   Jumlah peserta didik yang mengikti pembelajaran

d.   Motivasi belajar siswa

35.   Kemampuan yang paling penting dimiliki guru tentang media dan alat bantu pembelajaran adalah:

a.   Memilih bahan untuk membuat media/alat bantu

b.  Membuat media dan alat bantu sederhana

c.   Menggunakan media dan alat bantu

d.   Merawat media dan alat bantu

36.   Fungsi indikator dijadikan sebagai penanda dalam….

a.   Pencapaian standar kompetensi

b.   Pencapaian kompetensi dasar.

c.   Pencapaian tujuan pembelajaran

d.  Pencapaian standar kelulusan

37.   Tindakan yang paling tepat dilakukan pada saat siswa mengalami kesulitan memahami pelajaran yang sedang diajarkan adalah:

a.   Mengulang kembali bahan yang diajarkan

b.   Memberikan tugas agar siswa mempelajari bahan yang belum dipahami

c.   Memberikan buku sumber untuk dipelajari siswa

d.  Membantu setiap siswa yang mengalami kesulitan

38.   Bila anda sebagai guru menemukan peserta didikmengalami kesulitan memahami materi pelajaran yang diberikan, tindakan apa yang akan dilakukan ?

a.   Memindahkantempat duduk peserta didik ke mejayang paling depan

b.   Mengulangi penjelasan bahan ajar kepada seluruh peserta didik

c.   Memberikan bantuan belajar kepada peserta didik yang bersangkutan

d.   Menugaskan seluruh peserta didik membaca buku sumber

39.   Apa yang paling tepat dilakukan guru, jika seorang peserta didik tidak memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan ?

a.   Menunjuk peserta didik lain untuk menjawab pertanyaan tersebut

b.   Memberikan kritik agar peserta didik berusaha menjawab walaupun salah

c.   Menyederhanakan isi pertanyaan agar mudah dipahami peserta didik

d.   Menjawab sendiri pertanyaan tersebut.

40.   Prinsip sistematis sebagai salah satu prinsip pengembangan silabus artinya ….

a.   Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spritual peserta didik.

b.   Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok/pembelajaran, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian.

c.   Cakupan indikator, materi pokok/pembelajaran, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.

d.   Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi.

41.   Ciri-ciri kelas yang menggunakan pembelajaran CTL adalah sebagai berikut, kecuali….

a.   Sharing dengan teman

b.   Guru kreatif

c.   Pengalaman nyata

d.  Menggunakan satu sumber

42.   Dalam memilih dan mengembangkan materi pembelajaran, Ibu Murni Nugroho selalu menyeleksi materi pembelajaran yang telah teruji kebenarannya, tidak ketinggalan jaman dan memberikan kontribusi untuk pemahaman ke depan. Kriteria penyeleksian dan pemilihan materi pembelajaran tersebut memenuhi kriteria…

a.   Sahih

b.   Kebermanfaatan

c.   Layak dipelajari

d.   Menarik minat

43.   Bu Rossa menyiapkan materi pelajaran dengan cara dimulai dari materi-materi yang dikenal siswa kemudian menuju hal-hal baru dan dianggap lebih mendalam. Bentuk pengembangan materi yang disusun Bu Rossa mengikuti pola….

a.   Kausal

b.  Spiral

c.   Kronologis

d.   Inquiri

 

G.     SOAL MEDIA DAN TIK DALAM PEMBELAJARAN

44.   Memilih media pembelajaran hendaknya tidak boleh sembarangan tetapi harus didasarkan pada kriteria tertentu. Misalnya, apakah untuk belajar individual, kelompok kecil, kelompok besar atau massal.

Pernyataan tersebut dalam pemilihan media termasuk ke dalam kriteria…

a.   Tujuan

b.   Sasaran didik

c.   Ketersediaan

d.  Konteks penggunaan

45.   Pada saat mempersiapkan pembelajaran seorang guru dapat menyusun strategi pembelajaran dan menentukan media yang akan digunakan dalam pembelajaran tersebut. Kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang pendidik terkait dengan keterampilan memilih media pembelajaran adalah…

a.   Pendidik harus mengetahui latar sosial budaya siswa dan sekolah

b.  Pendidik harus memahami karakteristik dari media pembelajaran tersebut.

c.   Pendidik harus menyesuaikan diri dengan kemampuan sekolah.

d.   Pendidik menyesuaikan dengan materi pembelajaran.

46.   Pada saat mempersiapkan pembelajaran seorang guru harus dapat menentukan jenis media yang tepat sesuai dengan materi. Di lihat dari kemampuan jangkauannya, media dapat dibagi ke dalam..

a.   Media yang memiliki daya liput yang luas dan media yang memiliki daya liput terbatas       

b.   Media yang dpat didengar saja dan media yang dapat dilihat

c.   Media tradisional dan media berbasis tik

d.   Media dua dimensi dan media tiga dimensi

47.   Di ruang media tersedia berbagai macam media yang sudah berdebu dan agak usang. Sebagai seorang pendidik yang kreatif, sebaiknya dapat memanfaatkan media dan memilih media mana yang akan digunakan. Dia memiliki beberapa pertimbangan dalam hal ini.

Pertimbangan dalam memilih media pembelajaran yang harus diperhatikan adalah…

a.   Tujuan, sasaran didik, karakteristik media, waktu pengoperasian, biaya, ketersediaan,konteks penggunaan, dan mutu teknis.

b.   Sasaran didik, karakteristik media, waktu mengoperasikan, tujuan, misi visi sekolah dan konteks penggunaan.

c.   Tujuan, sasaran didik, karakteristik media, visi sekolah dan konteks penggunaan

d.   Kultur sekolah, tujuan, waktu pengoperasiaan dan karakteristik media

48.   Seorang guru harus mampu memanfaatkan media pembelajaran dan sumber belajar untuk mencapai tujuan pembelajaraan utuh. Pernyataan berikut yang benar terkait dengan media pembelajaran adalah:

a.   Media pembelajaran yang paling baik adalah media yang berbasis tik

b.   Sebuah media dapat digunakan untuk semua kegiatan pembelajaran

c.   Media dapat digunakan sebagai pembawa pesan dalam suatu kegiatan pembelajaran         

d.   Memilih media tidak perlu banyak pertimbangan agar tidak merepotkan

49.   Setiap materi pembelajaran memiliki tingkat kesukaran yang bervariasi. Untuk memudahkan peserta didik memahami materi yang memiliki tingkat kesukaran tinggi guru sering memanfaatkan media pembelajaran. Misalnya, media gambar atau tayangan video yang berisi sistem peredaran darah.

Fungsi media pada pernyataan tersebut adalah:

a.   Menampilkan objek yang terlalu besar

b.  Membuat konkrIt konsep yang abstrak  

c.   Menampilkan objek yang tidak dapat diamati dengan mata telanjang.

d.   Membawa objek yang berbahaya atau sukar didapat di dalam lingkungan belajar.

50.   Media memiliki fungsi dan manfaat bagi pembelajaran. Hal ini dirasakan juga oleh guru dalam membantu pembelajaran menjadi lebih efisien dan efektif. Misalnya saat guru ingin menjelaskan suatu konsep/ objek yang luas dan besar, dia tinggal menggunakan medianya saja.

Berikut ini adalah salah satu fungsi dari media pembelajaran sesuai kondisi tersebut:

a.   Menampilkan objek yang terlalu besar, misalnya pasar, candi.

b.   Membawa objek yang berbahaya atau sukar didapat di dalam lingkungan belajar.

c.   Membuat konkret konsep yang abstrak, misalnya untuk menjelaskan peredaran darah.

d.   Menampilkan objek yang tidak dapat diamati dengan mata telanjang.

51.   Seorang guru ingin membuka situs google untuk menuliskan catatan, ide, atau refleksi yang bersifat pribadi atau untuk dibagikan secara umum. Fitur yang dapat dimanfaatkan oleh guru tersebut adalah…

a.   Book

b.   Forum

c.   Blog  

d.   E-portofolio

52.   Seorang guru sedang ber-googling atau membuka situs google untuk mencari informasi mengenai pembelajaran berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Pengertian googling dalam istilah internet tersebut adalah…

a.   Program mencari informasi

b.   Program desktop publishing

c.   Program untuk menjelajahi laman

d.   Program penciptaan laman

53.   Seorang guru yang akan mencari informasi tentang suatu topik atau judul dapat menggunakan aplikasi internet yang dikenal dengan istilah mesin pencari (search engine). Salah satu laman yang berfungsi sebagai mesin pencari adalah…

a.   gmail.com

b.  google.com

c.   hotmail.com

d.   cari-data.com

54.   Saat kita akan informasi tentang suatu topik atau judul dapat menggunakan aplikasi internet yang dikenal dengan istilah mesin pencari (search engine).

Salah satu laman yang berfungsi sebagai mesin pencari selain google adalah…

a.   yahoo.com

b.   gmail.com

c.   hotmail.com

d.   cari-data.com

55.   Seorang guru akan membuat media untuk menampilkan contoh surat, tabel, gambar dan berbagai dokumen lain. Aplikasi sederhana keluaran Microsoft yang dapat digunakan untuk memfasilitasi kegiatan guru tersebut adalah…

a.   Microsoft Database

b.   Microsoft PowerPoint

c.   Microsoft Desktop Publishing

d.  Microsoft Word

56.   Seorang guru dapat menampilkan bahan tayang yang menarik perhatihan siswa dalam pembelajaran. Program tampilan bahan tayang ini difasilitasi oleh Microsoft. Aplikasi sederhana keluaran Microsoft yang dapat digunakan untuk membuat bahan presentasi adalah….

a.   Microsoft Database

b.   Microsoft Spread Sheet

c.   Microsoft Power point

d.   Microsoft Desktop Publishing

57.   Tools pembelajaran daring/online cukup banyak dan memiliki fungsi masing-masing. Salah satu fiturnya berupa kumpulan soal tes sumatif dan tes akhir pembelajaran.

Fitur moodle ini adalah…

a.   Quiz

b.   Page

c.   Lesson

d.   Blog

58.   Dalam pembelajaran daring terdapat beberapa unsur atau elemen pembangun pembelajaran elektronik. Unsur berikut yang bukan termasuk unsur pembangun elektronik adalah…

a.   Penulis konten (content writer)

b.  Penata grafis (design grafis)         

c.   Perancang pembelajaran (course design)

d.   Pemrogram komputer (computer programmer).

59.   Dalam mengawali pelajarannya, Pak Ali merumuskan pertanyaan, mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap.

Langkah yang dilakukan Pak Ali itu merupakan bagian dari model pembelajaran…

a.   Portofolio

b.  Saintifik

c.   Penemuan

d.   Autentik

60.   Dalam mengawali pelajarannya, Pak Mamaz Nendar menyampaikan suatu permasalahan guna menggugah dan menimbulkan kepenasaran-kepenasaran para siswanya. Langkah tersebut bertujuan untuk mendorong para siswa agar mau mengembangkan kreativitasnya .

Langkah yang dilakukan Pak Mamaz Nendar itu merupakan bagian dari model pembelajaran….

a.   Portofolio

b.   Saintifik

c.   Penemuan

d.   Autentik

61.   Pak Larso melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan masalah sebagai langkah awal dalam mengumpulkan dan mengintergrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalamannya, dimulai dengan memunculkan pertanyaan penuntun (a guiding question) dan membimbing peserta didik berkolaboratif yang mengintegrasikan berbagai subjek (materi) dalam kurikulum.

Pembelajaran yang dilakanakan oleh Pak Larso tersebut merupakan model pembelajaran ….

a.   Project based learning

b.   Discovery Learning

c.   Problem Based Learning

d.   Inquiry learning

62.   Bu Rumini melaksanakan pembelajaran yang mengakomodasi semua anggota kelompok mengungkapkan pendapat, ide, dan tanggapan terhadap skenario secara bebas, sehingga dimungkinkan muncul berbagai macam alternatif pendapat.

Kegiatan yang dilakukan Bu Rumini tersebut merupakan implementasi model pembelajaran ….

a.   Project based learning

b.   Inquiry learning

c.   Discovery learning

d.  Problem based learning

Friday, August 20, 2021

Teori Belajar Menurut Pandangan Honey dan Mumford dan Model Pembelajaran Konstruktivistik

Teori Belajar Menurut Pandangan Honey dan Mumford

Tokoh teori humanistik lainnya adalah Honey dan Mumford. Pandangan- nya tentang belajar diilhami oleh pandangan Kolb mengenai tahap-tahap belajar di atas. Honey dan Mumford menggolong-golongkan orang yang belajar ke dalam empat macam atau golongan, yaitu kelompok aktivis, golongan reflektor, kelompok teoritis dan golongan pragmatis. Masing-masing kelompok memiliki karakteristik yang berbeda dengan kelompok lainnya. Karakteristik yang dimaksud adalah:



A.      Kelompok aktivis Orang-orang yang termasuk ke dalam kelompok aktivis adalah mereka yang senang melibatkan diri dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan dengan tujuan untuk memperoleh pengalaman- pengalaman baru. Orang-orang tipe ini mudah diajak berdialog, memiliki pemikiran terbuka, menghargai pendapat orang lain, dan mudah percaya pada orang lain. Namun dalam melakukan sesuatu tindakan sering kali k urang pertimbangan secara matang, dan lebih banyak didorong oleh 65 kesenangannya untuk melibatkan diri. Dalam kegiatan belajar, orang-- orang demikian senang pada hal-hal yang sifatnya penemuan-penemuan baru, seperti pemikiran baru, pengalaman baru, dan sebagainya, sehingga metode yang cocok adalah problem solving, brainstorming. Namun mereka akan cepat bosan dengan kegiatan-kegiatan yang implementasinya memakan waktu lama.

B.      Kelompok reflektor Mereka yang termasuk dalam kelompok reflektor mempunyai kecenderungan yang berlawanan dengan mereka yang termasuk kelompok aktivis. Dalam melakukan suatu tindakan, orang-orang tipe reflektor sangat berhati-hati dan penuh pertimbangan. Pertimbangan- pertimbangan baik-buruk dan untung-rugi, selalu diperhitungkan dengan cermat dalam memutuskan sesuatu. Orang-orang demikian tidak mudah dipengaruhi sehingga mereka cenderung bersifat konservatif

C.      Kelompok koris Lain halnya dengan orang-orang tipe teoris, mereka memiliki kecenderungan yang sangat kritis, suka menganalisis, selalu berpikir rasional dengan menggunakan penalarannya. Segala sesuatu sering dikembalikan kepada teori dan konsep-konsep atau hukum-hukum. Mereka tidak menyukai pendapat atau penilaian yang sifatnya subjektif. Dalam melakukan atau memutuskan sesuatu, kelompok teoris penuh dengan pertimbangan, sangat skeptis dan tidak menyukai hal-hal yang bersifat spekulatif. Mereka tampak lebih tegas dan mernpunyai pendirian yang kuat, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain.

D.      Kelompok pragmatis Berbeda dengan orang-orang tipe pragmatis, mereka memiliki sifat- sifat yang praktis, tidak suka berpanjang lebar dengan teori-teori, konsep- konsep, dalil-dalil, dan sebagainya. Bagi mereka yang penting adalah aspek-aspek praktis, sesuatu yang nyata dan dapat dilaksanakan. Sesuatu hanya bermanfaat jika dapat dipraktekkan. Teori, konsep, dalil, memang penting, tetapi jika itu semua tidak dapat dipraktekkan maka teori, konsep, dalil, dan lain-lain itu tidak ada gunanya. Bagi mereka, sesuatu adalah baik 66 dan berguna jika dapat dipraktekkan dan bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Model Pembelajaran Konstruktivistik (Memahamkan Siswa dalam Mengaitkan Konteks Pembelajaran dengan Kehidupan)

Pendidikan mengemban amanah untuk mengedepankan proses pembelajaran yang mampu untuk menjawab tantangan kehidupan di masa depan. Selama ini pendidikan kurang merambah aspek kehidupan sosial dan masyarakat yang berkembang pesat. Akibatnya, kehidupan global dengan budaya pop lebih mewarnai perkembangan aspek kepribadian generasi muda.

 Model pembelajaran dengan pendekatan konstruktivistik dapat menjadi solusi dalam menjawab kesenjangan dunia pendidikan ideal dengan kehidupan realistis yang dihadapi siswa dewasa ini. Lewat pembelajaran konstruktivistik siswa akan mampu untuk melihat dan memahami realitas, mengembangkan kemampuan berpikir dan melibatkan perasaan yang memotivasi mereka untuk berbuat sesuatu yang konkrit. Ide sentral teori konstruktivistik menyebutkan bahwa proses belajar merupakan proses pengonstruksian pengetahuan.

 Terdapat dua pandangan konstruktivistik, yaitu konstruktivistik kognitif yang dicetuskan oleh Jean Piaget dan konstuktivistik sosial dari Vigotsky. Perbedaan kedua teori tersebut terletak pada penekanan pada proses konstruksi dan peran agen pemenuhannya. Vigotsky menempatkan konteks sosiokultural sebagai pembentuk struktur kognitif dan bahasa seseorang. Piaget menekankan tahapan perkembangan kognitif sebagai syarat bagi pemerolehan pengetahuan dan keterampilan dalam berpikir.

 Inti dari aplikasi pendekatan konstruktivistik dapat ditemui dalam pembelajaran kooperatif, model belajar penemuan (inquiry), model jigsaw, cooperative scripting dan model investigasi kelompok. Unsur filosofi dalam pembelajaran konstruktivistik yaitu kebebasan dan keberagaman. Kebebasan yang dimaksud ialah kebebasan untuk melakukan pilihan-pilihan sesuai dengan apa yang mampu dan mau dilakukan individu. Keberagaman yang dimaksud yaitu individu menyadari bahwa dirinya berbeda dengan orang lain.

 Pembelajaran konstruktivistik akan lebih baik dengan menggunakan sumber belajar yang bervariasi. Dalam hal ini siswa membentuk interpretasi mereka sendiri terhadap data atau fakta. Beberapa hal yang perlu menjadi acuan dalam pembelajaran dengan strategi konstruktivistik, yaitu mengutamakan pembelajaran yang bersifat nyata dalam konteks yang relevan, mengutamakan proses, menanamkan pembelajaran dalam konteks pengalaman sosial, dan pembelajaran dilakukan dalam upaya mengkonstruksi pengalaman.

 Pandangan konstruktivistik mengarahkan perhatian pada bagaimana seseorang mengonstruksi pengetahuan dan pengalamannya, struktur mental dan keyakinan yang digunakan untuk menginterpretasikan objek dan peristiwa-peristiwa. Jika hal ini dijadikan asumsi dalam evaluasi, maka evaluasi haruslah bersifat individual dan disesuaikan dengan konteks pembelajaran. Hal ini dikarenakan proses belajar berawal dari pengetahuan awal siswa yang tidak sama dan kegiatan belajar mengacu pada proyek-proyek yang dilakukan siswa sesuai dengan pilihannya.

Wednesday, August 18, 2021

KD.3.3 Mengevaluasi permasalahan jaringan Nirkabel (TJBL)

 A.Mendiagosa permasalahan jaringan nirkabel

Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan luas atau Wire Less merupakan pekerjaan yang harus dilakukan oleh administrator jaringan/Teknisi. Pekerjaan ini memerlukan ketelitian dan kesabaran yang tinggi agar di dapat hasil yang baik.

Komputer yang terhubung jaringan luas sering kali mengalami gangguan maupun kerusakan baik dari sisi hardware atau software. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pengguna frekuensi atau gelombang 2,4Mhz, gejala alam dan komputer yang terhubung dalam sistem jaringan berbasis luas (wireless) atau WAN.



Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan yaitu:

a)      Tegangan Listrik

Tegangan listrik dapat menyebabkan ganguan apabila tegangan yang dihasilkan tidak stabil, sering terjadi naik dan turun atau mati mendadak dari sumber PLN. Hal tersebut sangat mempengaruhi dikarenakan semua peralatan yang kita gunakan bersumber pada listrik. Sumber listrik yang kita gunakan tidak baik atau tidak stabil, dapat menyebabkan peralatan yang kita gunakan mudah rusak. Perangkat wireless yang kita gunakan sering mati mendadak karena sumber listrik mati dapat menyebabkan perangkat WireLess yang kita gunakan akan cepat rusak. Sehinga akan mempengaruhi jaringan apabila terjadi kerusakan pada Wirelesss/radio workstation maupun di rooter server.

b) Mati atau tidak berfungsinya komponen pada perangkat wireless

Mati atau tidak berfungsinya komponen pendukung perangkat WireLess disebabkan oleh ganguan Petir ( gangguan alam), terjadi dikarenakan factor alam dan petir di saat cuaca hujan dan angin kencang yang menyebabkan perangkat akan terbakar juga pemakaian yang terlalu lama tanpa adanya perawatan yang berkala.

c) Perangkat Software

Gangguan dapat terjadi dari software yang ada diserver atau PC client, gannguan ini bias disebabkan oleh tidak jalannya aplikasi di wireless, konflik IP ( Internet Protocol ),tidak jalannya proses proxy server pada server, dan masih banyak lagi jeni ganguan software lainnya, solusiny adalah Admin harus menguasa standardt server dan client.

Trouble Shooting :

• Periksa apakah kartu jaringan rusak secara fisik atau tidak

• Periksa apakah kabel sudah dipasang secara benar sesuai dengan prosedur

• Periksa apakah ada kerusakan pada Hub/konsetrator jaringan

Periksa software jaringan

• Periksa apakah kartu jaringan sudah diaktifkan melalui bios

• Periksa apakah kartu jaringan sudah ada drivernya yang terpasang

• Periksa apakah kartu jaringan sudah dikonfigurasikan IP-nya

 

Dengan melakukan pemeriksaan kedua hal tersebut maka kita bisa memilah jenis masalah yang timbul dan melakukan trouble shootig berdasar jenis permasalahan yang muncul.

Langkah isolasi kerusakan :

Supaya tidak terjadi kerusakan saat pemakaian perangkat jaringan baik yang berupa hardware maupun software maka kita perlu memperhatikan beberapa hal.

Kerusakan perangkat keras

• Sebelum memasang perangkat jaringan, semua diperiksa secara cermat apakah terdapat cacat secara fisik pada perangkat tersebut.

• Bacalah manual dari tiap – tiap perangkat untuk mengetahui kemampuan kerja dari alat tersebut.

• Jika terdapat kerusakan pada alat, langsung lakukan penggantian alat.

• Jangan pernah memaksakan alat untuk bekerja melebihi kemampuan alat.

Kerusakan Software

• Gunakan driver perangkat jaringan yang sesuai dan direkomendasikan oleh pembuat perangkat jaringan.

• Jangan pernah membiarkan PC tanpa software anti virus, karena virus menyerang melalui jaringan dan bisa mengganggu koneksi jaringan.

• Gunakan software untuk monitoring kinerja jaringan sehingga bisa mendeteksi permasalahan koneksi lebih dini.

Untuk menghindari kerusakan yang lebih parah baik software maupun hardware maka pengawasan dan perawatan rutin secara berkala sangat diperlukan

B.Mendeteksi letak permasalahan jaringan nirkabel

1. Jaringan lambat

Pernahkah Anda menggunakan wi-fi di tempat umum/kantor, tiba-tiba koneksi menjadi lambat? hal tersebut terjadi karena jumlah pengguna sangat banyak, terutama pada jam-jam sibuk.

Untuk menangkal hal tersebut, kita dapat membatasi bandwith yang diterima oleh setiap user, dengan menggunakan bandwidth manajemen.

 

 

2. Lupa password

Password memiliki peran vital dalam jaringan wireless, karena dengannya kita dapat membatasi pengguna yang dapat terhubung pada jaringan kita.

Namum pernahkah Anda kelupaan password? jika ia, Anda tidak perlu panik, sampai-sampai harus panggil teknisi ISP langganan Anda, karena kita dapat mereset modem/access point ke pengaturan semula, sehingga kita dapat mengatur passwordbaru lagi.

3. Lupa mengatur IP address

IP address merupakan suatu alamat pada komputer agar komputer dapat terhubung satu sama lain, ip address terbagi atas DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) dan static.

Jika kita menggunakan jaringan internet maka ada baiknya kita menggunakan DHCP, agar IP address yang kita terima tidak terjadi tabrakan (collision) dengan komputer lain.

Sedangkan jika kita menggunakan jaringan adhoc atau peer to peer, maka ada baiknya kita menggunakan ip address static, agar ip address kita berada satu kelas yang sama dengan komputer lainnya.

4. Sinyal lemah

Sinyal lemah merupakan hal yang paling tidak diharapkan, hal ini terjadi akibat banyak faktor, diantaranya:

Banyaknya jumlah pengguna

Berada jauh dari hotspot.

5. Wireless network adapter terdisable

Pernahkah Anda melihat tanda silang pada logo jaringan laptop Anda? padahal Anda berada pada lokasi yang memiliki access ke internet, hal ini terjadi karena Anda men-disable wireless network adapter secara sengaja maupun tidak sengaja pada laptop Anda.

Agar laptop anda dapat mendeteksi jaringan yang ada, maka Anda harus men-enablekan wireless network adapter.

6. Lupa membayar tagihan bulanan

Poin terakhir ini merupakan masalah klasik yang sering terjadi pada akhir bulan.

Walaupun ini bukan masalah teknis, tapi kalau hal ini terjadi akan membuat kita tidak dapat terkoneksi ke internet dalam waktu yang tidak dapat diketahui (sampai kita membayar tagihan).

Untuk mencegah hal ini kita dapat menerapkan kiat-kiat berikut.

Mengingat tanggal.

Rajin menabung.

Jika kedua kiat tersebut sudah dilaksanakan, saya yakin permasalahan ini tidak akan pernah terjadi lagi.

C.Memperbaiki permasalahan jaringan nirkabel

1.Kerusakan pada Kabel dan konektor Jaringan

Kabel dan konektor merupakan media penghubung antara komputer dengan komputer lain atau dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan. Kabel dan konektor untuk membuat jaringan LAN yang banyak digunakan ada 3 jenis yaitu:

    Jenis kabel serat optik menggunakan konektor SC dan ST.

    Jenis Kabel UTP dengan konekor RJ45.

    Jenis kabel Coaxial dengan konektor BNC.

 

2.      Gangguan atau Kerusakan pada Hub/switch

Hub/switch merupakan terminal atau pembagi signal data bagi kartu jaringan (Network Card). Jika Hub mengalami kerusakan berarti seluruh jaringan juga tidak dapat berfungsi untuk berkomunikasi antar workstation atau komputer workstation dengan server. Apabila terjadi kerusakan pada Hub dapat dilihat pada lampu indikator power dan lampu indikator untuk masing masing workstation. Apabila lampu indikator power Hub/switch mati berarti kemungkinan besar Hub tersebut rusak. Jika ada lampu indikator workstation yang tidak menyala menyatakan bahwa komputer workstation sedang tidak aktif (tidak hidup) atau ada gangguan pada komputer workstation tersebut.

Jika terjadi kerusakan pada HUB maka pertama kita harus mengecek apakah HUB yang kita gunakan memang sudah rusak atau hanya mengalami gangguan saja,namun jika HUB yang kita gunakan memang benar-benar pasitif rusak maka kita perlu menggantinya dengan HUB yang baru atau dapat diperbaiki ditempat service khusus.namun saran kami lebih baik mengganti dengan yang baru selain kwalitasnya yang lebih bagus biasanya biaya memperbaiki hampir sama dengan biaya membeli baru.

3.      Tidak bisa sharing data

Hal ini sering terjadi dikarenakan sharing pada computer masih di disable jadi kita harus mengaktifkan terlebih dahulu, dan biasanya karena IP yang kita gunakan salah atau sama dengan IP komputer lainnya. Ganti dengan IP yang beda.

4.      Komputer tidak terdeteksi oleh komputer lain

Hal ini sering terjadi dikarenakan alamat digunakan dan IP yang kosong. Lalu ganti IP address sehingga bisa terdeteksi oleh komputer lain. Selain itu kita jug abis mengecek apakah komputet kita bisa terkoneksi dengan komputer orang lain  lalu ketik pingàRun caranya adalah Klik start  <> -t. misalnya ping 192.168.0.89. Nanti akan muncul balasan Jika Reply From, berarti komputer kita sudah terkoneksi dengan baik jika muncul Request Time Out maka komputer kita tidak bisa terkoneksi dengan komputer lain.

 

5.      Tidak muncul Local Area Connection

Hal ini kemungkinan besar kita lupa untuk mengisntal driver Network Adapter, jadi yang harus dilakukan adalah menginstal Driver Network Adapter. Biasanya kalu kita sudah menginstal driver akan mucul Local Area Connetion.

6.      Icon Lan Area Connection tidak berkedip biru

Hal ini sering terjadi karena kita dalam memasang konektor kurang tepat, coba lihat lampu indicator pada konektor apakah sudah menyala atau belum. Jika belum coba cabut dan tancapkan kembali, setelah itu kalau masih belum coba periksa konektor pada HUB apakah sudah dikonekan dengan HUB atau belum. Jika belum konekkan hingga lampu indicator pada HUB menyala dan pada komputer muncul menu pesan Connetion 100 Mbps. IP yang kita gunakan sama dengan komputer lain. Gunakan program IP Scan untuk melihat IP yang sedang aktif dan IP yang masih kosong.

 

7.      Lambatnya Jaringan Dan Bagaimana Memperbaikinya Performanya

Performa jaringan yang sangat lambat ini biasanya disebabkan oleh congestion jaringan (banjir paket pada jaringan), dimana traffic data melebihi dari kapasitas bandwidth yang ada sekarang. Kalau boleh diibaratkan seperti jalanan ibukota pada jam sibuk, kapasitas jalan tidak mencukupi dengan berjubelnya jumlah kendaraan yang memadati jalanan, akibatnya adalah kemacetan yang luar biasa. Kalau pada hari libur maka jalanan terasa lengang dan anda bisa memacu kendaraan dengan cepat.

Mengganti semua HUB anda dengan Switch akan meningkatkan kinerja dan performa jaringan anda dan kelambatan jaringan akan berkurang secara significant.

Performa LAN juga bisa diperbaiki dengan menggunakan link backbone Gigabit dan juga Switch yang mempunyai performa tinggi. Jika system jaringan menggunakan beberapa segment, maka penggunaan Switch layer 3 akan dapat menghasilkan jaringan yang berfungsi pada mendekati kecepatan kabel dengan latensi minimum dan secara significant mengurangi jaringan yang lambat.

8.      Kerusakan jaringan karna Serangan Trojan Virus

 

9.      sering Lambat jaringan waktu proses authentication

Jika dalam corporate anda mempunyai banyak site yang di link bersama dan setiap site / cabang dan kantor pusat di konfigurasikan sebagai active directory site terpisah dan domain controller di integrasikan dengan DNS server, disaat peak hours jam sibuk user pada kantor cabang sering mengalami proses logon yang lambat sekali bahkan time-out. Hal ini akibat dari masalah bottleneck saat komunikasi interlink lewat koneksi WAN link yang menjurus lambatnya system.

Saat user login ke jaringan, Global Catalog memberikan informasi Universal Group membership account tersebut kepada domain controller yang sedang memproses informasi logon tersebut. jika Global Catalog tidak tersedia, saat user melakukan inisiasi proses logon, user hanya akan bisa logon kepada local machine saja, terkecuali jika di site tersebut domain controllernya di configure untuk Cache Universal Group membership di setiap kantor cabang. Bisa saja sich domain controller di masing-masing cabang di promote Global Catalog, akan tetapi waspadai juga replikasinya yang bisa menyebabkan link WAN menjadi lambat. Anda bisa mengatur frequensi replikasi menghindari jam sibuk jika memungkinkan. Dengan meng-enable Universal Group Membership Caching disetiap cabang, akan menyelesaikan masalah kelambatan jaringan jenis ini. Satu lagi masalah konfigurasi Switch  redundance link yang bisa mengakibatkan Broadcast Storm.

Download Materi KD.3.3 Mengevaluasi Permasalahan Jaringan Nirkabel 

Wednesday, August 4, 2021

3.2 Mengevaluasi Jaringan Nirkabel (TJBL-XI TKJ)

 A. Menentukan persyaratan jaringan nirkabel

Wireless atau dalam bahasa indonesia disebut nirkabel, adalah teknologi yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar data tanpa media kabel. Data dipertukarkan melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi infra merah pada remote TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada komputer dan ponsel) dengan frekuensi tertentu.

Teknologi jaringan nirkabel sebenarnya terbentang luas mulai dari komunikasi suara sampai dengan jaringan data, yang mana membolehkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel pada suatu jarak tertentu. Peranti yang umumnya digunakan untuk jaringan nirkabel termasuk di dalamnya adalah komputer, komputer genggam, PDA, telepon seluler, tablet PC dan lain sebagainya. Teknologi nirkabel ini memiliki kegunaan yang sangat banyak. Contohnya, pengguna bergerak bisa menggunakan telepon seluler mereka untuk mengakses e-mail. Sementara itu para pelancong dengan laptopnya bisa terhubung ke internet ketika mereka sedang di bandara, kafe, kereta api dan tempat publik lainnya. Di rumah, pengguna dapat terhubung ke desktop mereka (melalui bluetooth) untuk melakukan sinkronisasi dengan PDA-nya.

Kelebihan teknologi ini adalah mengeliminasi penggunaan kabel, yang bisa cukup menganggu secara estetika, dan juga kerumitan instalasi untuk menghubungkan lebih dari 2 piranti bersamaan. Misalnya: untuk menghubungkan sebuah 1 komputer server dengan 100 komputer client, dibutuhkan minimal 100 buah kabel, dengan panjang bervariasi sesuai jarak komputer klien dari server. Jika kabel2 ini tidak melalui jalur khusus yang ditutupi (seperti cable tray atau conduit), hal ini dapat mengganggu pemandangan mata atau interior suatu bangunan. Pemandangan tidak sedap ini tidak ditemui pada hubungan antar piranti berteknologi nirkabel

Kekurangan teknologi ini adalah kemungkinan interferensi terhadap sesama hubungan nirkabel pada piranti lainnya.

B. Menentukan jenis jaringan nirkabel

Adapun jenis-jenis teknologi nirkabel yaitu:

1.    Nirkabel WPAN ( Wireless Personal Area Network )

Adalah jaringan wireles dengan jangkauan area kecil.

Contoh: Bluetooth, Infrared, Zigbee

–          Bluetooth

adalah peralatan yang digunakan untuk menghubungkan perangkat satu dengan perangkat lainnya tanpa menggunakan media kabel, misalnya smartphone dengan smartphone dan perangkat lain yang terpasang bluetooth. Bluetooth beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz dengan menggunakan frekuensi hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi tanpa kabel dengan jarak yang terbatas.





 

Fungsi Bluetooth

berfungsi untuk media komunikasi antar perangkat sehingga mempermudah pengiriman atau sharing file, audio bahkan video. Bluetooth sendiri sebenarnya diciptakan untuk menggatikan media kabel sebagai media perantara sehingga lebih praktis dan efisien.

–          Infrared

adalah radiasi elektromagnetik dari panjang gelombang lebih panjang daripada cahaya tampak, tetapi lebih pendek dari radiasi gelombang radio. Radiasi inframerah memiliki jangkauan tiga “order” dan memiliki panjang gelombang antara 700 nm dan 1 mm.

–          Zigbee


adalah spesifikasi untuk jaringan protokol komunikasi tingkat tinggi, menggunakan radio digital berukuran kecil dengan daya  rendah, dan berbasis pada standar IEEE 802.15.4-2003 untuk jaringan  personal nirkabel  tingkat rendah, seperti saklar lampu nirkabel dengan lampu,alat pengukur listrik dengan inovasi In-Home Display(IHD), serta perangkat-perangkat elektronik konsumen lainnya yang menggunakan jaringan radio jarak dekat dengan daya transfer data tingkat rendah.

2.    NirkabelWLAN ( Wireless Local Area Network )

Atau yang kita kenal saat ini adalah WIFI ini memiliki  jangkauan  lebih baik dibanding dengan WPAN. Saat ini WLAN mengalami peningkatan dari segi kecepatan dan luas cakupannya. Awalnya WLAN ditujukan untuk penggunaan perangkat jaringan lokal, namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet.

3.    Nirkabel WMAN ( Wireless Metropolitan Area Network )

Adalah jaringan wireless yang menghubungkan antar beberapa WLAN.

Contoh: WiMAX

4.    WWAN ( Wireless Wide Area Network )

Jaringan wireless yang umumnya menjangkau area luas.

5.    Cellular Network

Atau Mobile Network adalah jaringan radio terdistribusi yang melayani media komunikasi perangkat mobile seperti : Handphone, Pager, dll

Contoh : GSM , PCS, D-AMPS

Contoh : GSM , PCS, D-AMPS

C.Menganalisis kebutuhan perangkat jaringan nirkabel

analisa kebutuhan perangkat server yang khusus membahas mengenai spesifikasi dan identifikasi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang meliputi:

Pengertian Jaringan Komputer, Client server, Hardware dan software
Analisa kebutuhan perangkat Server
Spesifikasi perangkat keras untuk mesin server
Spesifikasi perangkat lunak untuk mesin server

Pengertian Jaringan Komputer, Client server, Hardware dan software
1. Jaringan Komputer
Jaringan Komputer adalah jaringan telekomunikasi atar 2 komputer atau lebih yang saling terhubung dan  dapat saling bertukar data untuk mencapai tujuan tertentu. Aplikasi jaringan komputer pada umumnya menggunakan sistem client-server, yang memberikan layanan disebut sebagai server dan yang meminta layanan disebut sebagai client.

Untuk terhubung kejaringan setiap komputer dala jaringan masing-masing harus memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.