ORGANISASI OSIS

Ibarat Api Unggun, Selalu membutuhkan Kayu Bakar untuk terus Berkobar. Organisasi membutuhak Kader untuk bisa selalu bergerak.

PENGORBANAN

Pengorbanan adalah dimana ketika kita bisa mengikhlaskan diri kita terlibat didalam setiap kebaikan, walau dalam kelelahan, kesempitan kita selalu ada dalam setiap Kebaikan.

PRESTASI

Prestasi Terbaik adalah dimana ketika seseorang mampu memahami dan mengerti keadaan orang - orang disekitarnya.

KEBERHASILAN

Dimulai dari keteguhan hati, Kesungguhan Jiwa, Ketekunan tekat, dan Keyakinan pikiran, akan membawa diri pada keridho'an Allah SWT dalam mencapai segala cita - cita hidup dan kebahagiaan yang sesungguhnya.

KESEMPURNAAN

Sempurna itu bukan karena kita semua sama, tetapi kesempurnaan itu terletak diantara perbedaan yang kita miliki, kemudian kita sling memahami, saling melengkapi sehingga terciptalah kesempurnaan yang sesungguhnya, karena itulah memahami orang lain itu Amazing.

Showing posts with label PPPK. Show all posts
Showing posts with label PPPK. Show all posts

Tuesday, August 27, 2024

JAWABAN Kumpulan Soal-Soal Try Out PPG 2024 - Bimbingan Konseling

 Berikut adalah jawaban untuk soal-soal pilihan ganda yang diberikan:
link Soal : https://es-saga.blogspot.com/2024/08/kumpulan-soal-soal-try-out-ppg-2024.html



  1. E. Over generalization
    Desi mengalami distorsi kognitif "over generalization" karena ia menarik kesimpulan umum (bahwa ia bodoh dan tidak bisa memahami matematika) berdasarkan satu pengalaman negatif.

  2. B. “Kamu merasa bersalah telah mengambil uang orang tuamu membeli games online.”
    Pernyataan ini menunjukkan empati dan penerimaan tanpa menghakimi, serta memberikan ruang bagi konseli untuk merasa dimengerti.

  3. D. “Kamu merasa cemas karena harus mempresentasikan proyek mata pelajaran IPS di depan semua temen di kelas”
    Pernyataan ini menunjukkan pemahaman terhadap perasaan cemas Rini dengan cara yang empatik.

  4. A. Tidak membangun hubungan dan langsung pada permasalahan
    Konselor langsung membahas tugas tanpa membangun hubungan terlebih dahulu, yang penting untuk menciptakan rasa percaya.

  5. A. Salah, karena respon yang diberikan tidak memberikan pengaruh pada konseli
    Respon tersebut lebih bersifat observasi daripada memberikan pengaruh langsung pada perasaan atau tindakan konseli.

  6. A. Untuk mengatasi overthinking lebih cocok dengan pendekatan kognitif perilaku
    Pendekatan kognitif perilaku (CBT) lebih efektif untuk mengatasi overthinking karena fokus pada mengubah pola pikir dan perilaku.

  7. C. Menggunakan berbagai metode pengajaran seperti visual, audio, dan kinestetik untuk menjelaskan Kembali materi sehingga bisa dipahami berbagai gaya belajar anak
    Menggunakan berbagai metode pengajaran membantu menjangkau semua gaya belajar dan memastikan pemahaman materi oleh semua siswa.

  8. C. Cukup tepat karena aplikasi kelas virtual menyediakan fitur dasar untuk meningkatkan keterlibatan siswa tetapi butuh tambahan aplikasi lain untuk meningkatkan interaktivitas
    Aplikasi kelas virtual dapat mendukung interaktivitas tetapi sering memerlukan fitur tambahan untuk meningkatkan keterlibatan siswa.

  9. A. Benar
    B. Benar
    C. Salah
    D. Benar
    E. Salah
    Pendekatan perilaku, reality therapy, dan CBT semuanya relevan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menyeimbangkan waktu bermain dan belajar, sedangkan person-centered therapy dan gestalt therapy kurang relevan.

  10. A. Konseling kelompok dengan pendekatan perilaku untuk membantu siswa mengurangi kecanduan berjudi
    B. Konseling kelompok dengan pendekatan CBT untuk mengelola pikiran yang menyebabkan berjudi
    D. Konseling kelompok dengan mendekatan reality therapy dapat membantu siswa memahami dampak negative judi online
    Pilihan ini berfokus pada perubahan perilaku dan kognisi terkait perjudian.

  11. A. Informasi dari kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang sekolah lanjutan
    B. Media sosial sekolah yang diminati untuk melihat aktifitas dan biodata sekolah
    Informasi langsung dari sumber resmi dan media sosial sekolah dapat memberikan gambaran yang lengkap dan relevan.

  12. B. Memanggil siswa tersebut di luar konseling kelompok untuk mengeksplorasi masalah siswa
    Ini memberikan kesempatan untuk berbicara lebih pribadi dan mungkin mengatasi masalah yang menghambat partisipasi dalam kelompok.

  13. C. Jenis-jenis perundungan dan dampak terhadap korban
    Fokus pada pemahaman dampak perundungan penting untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah ini.

  14. C. Melaksanakan pelatihan keterampilan sosial untuk siswa berkebutuhan khusus dan menambah kegiatan interaksi sosial untuk seluruh siswa
    Ini memfasilitasi perkembangan sosial seluruh siswa dengan pendekatan yang inklusif.

  15. C. Siswa A dan C
    Kedua siswa ini menunjukkan perkembangan kognitif yang sesuai dengan usia dan kemampuan akademik mereka, sedangkan siswa B menunjukkan keterlambatan.

  16. C. Dampak positif dan negative perkembangan teknologi seluler
    Masalah utama yang dominan adalah penggunaan smartphone, jadi fokus pada dampaknya sangat relevan.

  17. B. Menjelaskan bahwa dampak bullying terhadap setiap korban adalah berbeda-beda
    Ini membantu siswa memahami bahwa dampak bullying dapat bervariasi pada setiap individu, sesuai dengan pengetahuan yang dibutuhkan.

  18. C. Summarizing
    Ketrampilan ini memastikan bahwa konselor memahami inti dari pernyataan konseli dengan benar.

  19. Benar
    Benar
    Benar
    Benar
    Salah
    Tujuan yang tepat adalah menjelaskan pengertian etika, memahami manfaat, menyadari pentingnya etika, dan menyusun kalimat positif. Keterampilan berkomunikasi melalui media sosial lebih spesifik dan tidak termasuk dalam tujuan umum.

  20. D. Bimbingan Klasikal
    Bimbingan klasikal dapat memberikan informasi umum yang dibutuhkan oleh siswa untuk memahami studi lanjutan secara mendalam.

  21. A. Layanan bimbingan klasikal dengan tema “Dampak Bullying di Media Sosial”
    Fokus pada dampak bullying di media sosial membantu mengatasi masalah yang paling dominan berdasarkan data yang ada.

  22. D. Memanggil siswa tersebut dan melakukan konseling individual
    Ini memungkinkan untuk menyelidiki dan menangani masalah secara lebih pribadi dan langsung

  23. Karakteristik layanan bimbingan kelompok yang membedakan dengan bimbingan klasikal:

  24. PernyataanBenarSalah
    Jumlah Individu yang dilayaniBenar
    Pendekatan dan Teknik yang digunakanBenar
    Format kegiatan layanan yang dilakukanBenar
    Jenis aspek rumusan tujuan yang ditetapkanBenar
    Fungsi dan layanan yang diberikanBenar

    24. Pernyataan yang digunakan dalam evaluasi proses layanan bimbingan dan konseling: Jawaban benar bisa lebih dari satu:

    • [V] A. Antusiasisme dalam mengikuti layanan bimbingan dan konseling
    • [V] B. Keaktifan dalam mengikuti layanan bimbingan dan konseling
    • C. Pemahaman terhadap materi layanan bimbingan dan konseling
    • D. Perasaan positif yang timbul dari layanan bimbingan dan konseling yang diberikan
    • E. Rencana kegiatan yang akan dilakukan setelah mengikuti layanan bimbingan dan konseling

    25. Penyusunan laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling:

    • B. Setelah akhir kegiatan layanan BK

    26. Jenis asesmen tes yang tepat untuk mengidentifikasi data potensi siswa:

    • A. Tes Bakat, Tes Intelegensi, Tes Minat Belajar

    27. Program yang perlu dirancang berdasarkan kondisi siswa:

    • E. Layanan bimbingan kelompok psikoedukasi dengan tema informasi jenis jenjang dan prasyarat masuk Pendidikan lanjutan setamat SMA dan peluang beasiswa

    28. Mengatur komunikasi dalam konseling kelompok:

    • A. “Kali ini kita memberi kesempatan pada teman yang lain untuk berbicara. Adi akan memberi masukan pada bagian penyelesaian masalah”

    29. Tahapan pengembangan instrumen wawancara nontes:

    • D. Menetapkan tujuan wawancara, menetapkan jenis instrumen, menetapkan sumber data, jenis data, waktu pelaksanaan dan tempat wawancara

    30. Menangani dua tugas sebagai guru dan wali kelas:

    • B. Menemui orang tua terlebih dahulu karena masalah anak tersebut membutuhkan perhatian segera, persiapan pelajaran akan dikerjakan nanti malam

    31. Menanggapi guru yang menggunakan kata-kata kasar:

    • C. Melaporkan perilaku guru itu kepada kepala sekolah atau wakil kepala sekolah supaya dilakukan pembinaan

    32. Menanggapi berita tidak etis tentang penghargaan sekolah:

    • B. Mendiskusikan berita itu dengan kepala sekolah dan mencari klarifikasi atas kebenarannya

    33. Menjaga lingkungan belajar yang positif dalam situasi penuh tekanan:

    • A. Menyediakan masalah tersebut dalam rapat guru untuk membuat solusi yang mungkin bisa dilakukan

    34. Mengatasi peserta didik yang menggangu bimbingan klasikal:

    • D. Meminta anak tersebut menunggu di ruang BK agar kelas menjadi kondusif

    35. Menangani peserta didik yang sering menyendiri dan penurunan prestasi:

    • E. Melakukan pendekatan untuk membangun hubungan dengan anak tersebut sehingga menumbuhkan kepercayaan dan dukungan emosional serta melaksanakan proses konseling

    36. Dukungan awal konselor terhadap peningkatan kemampuan literasi dan numerasi:

    • C. Berkolaborasi dengan guru mata pelajaran dalam mengidentifikasi level kemampuan literasi dan numerasi siswa

    37. Menanggapi guru BK yang menyebarkan rumor tidak benar:

    • A. Berbicara dengan guru BK tersebut dan minta supaya berhenti menyebarkan berita yang tidak benar

    38. Respon positif dan layanan untuk peserta didik dengan dilema SMA atau SMK:

    • B. Menyelenggarakan layanan bimbingan kelompok untuk mengembangkan kemampuan pengambilan dan resolusi konflik bagi peserta didik tersebut

    39. Menangani program persiapan karier dengan perangkat yang belum siap:

    • C. Mengadakan koordinasi dengan tim BKK untuk menentukan cara terbaik meningkatkan kualitas tanpa mengabaikan tanggal waktu

    40. Layanan prioritas dalam situasi kekurangan fasilitas BK:

    • C. Layanan informasi mengenai penanganan masalah yang dihadapi peserta didik

    41. Tindakan kerja sama untuk mengatasi kesalahan anggapan tentang penanganan pelanggaran tata tertib:

    • A. Melibatkan tim kesiswaan dalam pengembangan prosedur pencegahan dan penanganan kasus pelanggaran tata tertib

    42. Pilihan platform multimedia untuk bimbingan keterampilan manajemen stress:

    • C. Tepat, karena menyediakan penyampaian informasi dengan cara yang menarik, mudah dipahami melalui visual dan demonstrasi

    43. Strategi untuk meningkatkan minat baca siswa:

    • B. Mengembangkan perpustakaan Digital: Menyediakan akses ke perpustakaan digital yang berisi berbagai buku menarik dan dapat diakses oleh siswa kapan saja

    44. Materi bimbingan klasikal yang tepat untuk penggunaan second account di media sosial:

    • C. Manajemen identitas digital: Membimbing siswa tentang cara mengelola identitas online mereka termasuk aspek privasi, autentisitas, dan konsekuensi jangka panjang

    45. Materi bimbingan klasikal terkait permasalahan keterampilan belajar:

    • C. Manajemen waktu dan perencanaan belajar: Membimbing siswa cara mengelola waktu mereka secara efektif dan membuat rencana belajar yang efisien

    46. Kelemahan utama dari rancangan bimbingan di kelas inklusi terkait gaya belajar siswa:

    • A. Program ini tidak menyediakan waktu yang cukup untuk interaksi antar siswa
    • B. Semua sesi menggunakan metode pembelajaran yang tidak variatif

    47. Kelemahan utama dari rancangan bimbingan di kelas inklusi terkait gaya belajar siswa:

    • A. Program ini tidak menyediakan waktu yang cukup untuk interaksi antar siswa
    • B. Semua sesi menggunakan metode pembelajaran yang tidak variatif

Saturday, November 13, 2021

Jadwal Seleksi Guru ASN PPPK Tahap II

 

Sobat GTK yang berbahagia, berikut adalah penyesuaian Jadwal Pelaksanaan Seleksi Kompetensi II Guru ASN PPPK Tahun 2021.

Bapak Ibu agar tidak ketinggalan Informasi harap selalu memantau perkembangan Informasi pada halaman WEB : 

http://gurupppk.kemdikbud.go.id


Terima Kasih.

SEMOGA BERMANFAAT..

Wednesday, September 15, 2021

Pedagogi Pembelajaran 7 : Pengembangan Potensi Peserta Didik

 KOMPETENSI

Terdapat beberapa kompetensi guru bidang studi yang akan dicapai pada pembelajaran ini  yaitu guru P3K mampu: 

  1. memahami konsep perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik, tahapan, prinsip-prinsip dan implementasinya terhadap pendidikan;
  2. mengidentifikasi tugas-tugas perkembangan akhir masa kanak-kanak dan keragaman karakteristik peserta didik;
  3. menganalsiis permasalahan perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik dan menentukan kegiatan pembelajaran untuk memfasilitasi variasi perkembangan peserta didik;
  4. memahami konsep potensi peserta didik dan pengembangannya serta menentukan pembelajaran yang memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik.

 

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Setelah mempelajari materi pokok 7 tentang Pengembangan Potensi Peserta Didik, diharapkan Anda mampu: 

  1. Menjelaskan konsep perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik;
  2. Menjelaskan tahapan perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik;
  3. Menjelaskan prinsip-prinsip perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik dan implikasinya terhadap pendidikan;
  4. Mengidentifikasi tugas-tugas perkembangan akhir masa kanak-kanak;
  5. Menjelaskan pengertian potensi;
  6. Menjelaskan jenis-jenis potensi;
  7. Mengidentifikasi potensi peserta didik;
  8. Menganalisis permasalahan berkaitan dengan potensi peserta didik sekolah dasar; dan
  9. Menentukan kegiatan pembelajaran yang memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik.

MATERI POKOK

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

  1. Perkembangan Peserta Didik.
  2. Potensi Peserta Didik.

Bahan Belajar Pengembangan Potensi Peserta Didik

Mengapa Anda harus mempelajari materi ini?


Pengembangan Potensi Peserta Didik merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru agar mampu memahami konsep perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik, tahapan, prinsip-prinsip dan implementasinya terhadap pendidikan; mengidentifikasi tugas-tugas perkembangan akhir masa kanak-kanak dan keragaman karakteristik peserta didik, menganalsiis permasalahan perkembangan perilaku dan pribadi peserta didik dan menentukan kegiatan pembelajaran untuk memfasilitasi variasi perkembangan peserta didik, dan memahami konsep potensi peserta didik dan pengembangannya serta menentukan pembelajaran yang memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik.

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari materi perkembangan peserta didik, dan potensi peserta didik dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan. Bahan belajar mandiri ini dapat Anda akses dan pelajari secara online, dan atau Anda unduh untuk dipelajari secara offline

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai reviu pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

Jika dirasa pemahaman Anda belum maksimal, jangan khawatir!
Anda dapat mengulang pembelajaran maupun reviu sesuai dengan kebutuhan.

Perkembangan kognitif peserta didik Sekolah Dasar berada pada taraf operasional kongkrit, sehingga mereka merasa kurang memahami materi pelajaran yang disampaikan gurunya secara verbal saja. Proses pembelajaran tersebut akan efektif jika disertai dengan menggunakan:

Pada suatu proses pembelajaran di Taman Kanak-Kanak peserta didik akan dikembangkan aspek motorik kasarnya, maka pendidik dapat menugaskan peserta didiknya untuk melakukan kegiatan:


Ruang Kolaborasi

Belajar bersama dapat membantu Anda lebih cepat memahami materi. Anda bersama peserta lainnya dapat saling berbagi di dalam ruangan ini. 

Cermati studi kasus berikut!

Bu Fatimah guru di kelas 1 SDN 1 Kota Tasikmalaya sedang berupaya untuk mengakomodasi perbedaan perkembangan peserta didik asuhannya. Beberapa diantaranya masih belum bisa membaca dan menulis. Dari  informasi yang dikumpulkan dan hasil pengamatan, mereka tumbuh dengan dukungan orangtua yang terbatas karena sibuk bekerja dan belum memahami arti pendidikan bagi masa depan anak-anak, serta mereka datang dari  keluarga ekonomi lemah sehingga tidak mungkin mendatangkan guru les.

Berdasarkan kasus perkembangan peserta didik tersebuti, identifikasi indikator masalahnya (fenomena/gejala yang terlihat), apa masalahnya, dan usulkan alternatif solusi untuk itu. Bekerjalah dalam kelompok dan presentasikan hasilnya!

Prestasi Musa di sebagian besar bidang studi di atas KKM, terutama IPA. Ulangannya yang selalu mendekati nilai sempurna didukung oleh kegemarannya membaca. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh guru untuk mengembangkan bakat Musa?
a.
memfasilitasi peserta didik untuk memperdalam materi kurikulum yang diajarkan sesuai bakatnya
b.
dijadikan pendidik sebaya untuk membantu teman-temannya yang kesulitan belajar
c.
memfasilitasi peserta didik untuk memperdalam materi kurikulum yang diajarkan sesuai minatnya
d.
memberikan berbagai tugas mandiri sekaligus melatih keterampilan belajarnya

Feedback

Setiap anak memiliki potensi kreatif meskipun dalam tingkatan yang berbeda. Namun kreativitas berkembang karena faktor lingkungan. Apabila akan mengembangkan kreativitas siswa, maka guru hendaknya merancang pembelajaran yang kondusif. Pembelajaran yang dapat memfasilitasi berkembangnya kreativitas anak adalah...
a.
fleksibel dan permisif
b.
demokratis dan sesuai bakat
c.
fleksibel dan sesuai bakat
d.
demokratis dan permisif

Feedback

Di kelas Bu Rani, ada beberapa anak yang lebih suka menyendiri, sedikit memiliki teman, kurang mampu berkomunikasi, dan kurang mampu bekerja sama. Ciri-ciri perilaku peserta didik tersebut menunjukkan kecenderungan memiliki...
a.
keterampilan sosialisasi yang rendah
b.
kemampuan berkomunikasi yang rendah
c.
kemampuan menghargai diri yang rendah
d.
keterampilan sosial yang rendah

Feedback

Dicky tidak disukai oleh teman-temannya karena memiliki sikap kurang menghargai orang lain, suka berbicara kasar, agresif dan suka mengganggu orang lain. Bedasarkan ciri-ciri perilaku tersebut diduga status hubungan sosial Dicky termasuk...
Select one:
anak yang diterima
anak yang diabaikan
anak yang kontroversial
anak yang ditolak

Feedback

Toni sering berjalan-jalan ketika belajar, mengganggu teman-teman yang sedang belajar, dan membuat masalah di kelas. Gejala tersebut menunjukkan Toni memiliki kesulitan belajar dalam aspek penyesuaian...
Select one:
Diri
Sosial
Emosi
Moral

Feedback

Ismail siswa kelas II SD mampu mengurutkan benda dengan mudah berdasarkan ukuran panjang dari yang terpendek sampai dengan terpanjang, namun agak kesulitan menyusun dari yang terpanjang ke yang terpendek. Kemampuan Ismail mengurutkan panjang benda tersebut merupakan kemampuan berpikir pada tahap perkembangan kognitif...
Select one:
operasional formal
operasional konkret
pra-operasional
pre-operasional

Feedback

Ibu Fatimah merancang pembelajaran dengan mempertimbangkan karakteristik kemampuan dasar anggota kelompok. Hal yang dilakukan oleh Ibu Fatimah merupakan implementasi pendidikan dari prinsip perkembangan, yaitu...
a.
pola perkembangan memiliki keragaman
b.
variasi dari tempo dan irama perkembangan
c.
perkembangan berproses secara bertahap
d.
perkembangan bersifat maju berkelanjutan

Feedback

Salsabila yang duduk di kelas 2 SD menunjukkan prestasi belajar yang rendah hampir di semua bidang studi dan jarang dapat menyelesaikan tugas sesuai waktu yang telah ditentukan. Namun Salsabila mempunyai catatan kehadiran, kerajinan, dan ketekunan yang bagus, serta sikap belajar yang positif. Faktor penyebab kesulitan belajar Salsabila diperkirakan pada...
Select one:
bakat siswa yang rendah
motivasi belajar yang kurang baik
minat belajar yang kurang baik
tingkat kecerdasan yang rendah

Feedback

Prestasi Amir pada sebagian besar bidang studi di bawah KKM. Berdasarkan hasil analisis himpunan data Amir memiliki potensi mental intelektualnya di atas rata-rata. Amir diduga memiliki kesulitan belajar dan termasuk anak yang...
Select one:
Prestasi belajarnya tidak sesuai dengan potensinya
prestasinya rendah karena sikap kebiasaan belajarnya negatif
prestasi belajarnya sesuai dengan tingkat kecerdasannya
peserta didik termasuk anak yang lambat belajar

Feedback

Pedagogi Pembelajaran 6 : Konsep Penilaian

 KOMPETENSI

Pembelajaran konsep penilaian ini untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan pengembangan penilaian berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi;

 

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Setelah mempelajari materi pokok 6 tentang konsep penialaian, diharapkan Anda mampu: 

  1. menjelaskan fungsi penilaian;
  2. mengimplementasikan penilaian pada kurikulum 2013;
  3. mengembangkan penilaian untuk peserta didik.

MATERI POKOK

Adapun materi pokok yang akan dipelajari di dalam pembelajaran sebagai berikut.

  1. Fungsi Penilaian.
  2. Penilaian dalam Kurikulum 2013.
  3. Penilaian oleh Pendidik.

Bahan Belajar Konsep Penilaian

Mengapa Anda harus mempelajari materi ini?


Konsep penilaian merupakan salah satu materi yang harus Anda kuasai sebagai guru agar mampu melaksanakan pengembangan penilaian berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi.

Untuk mencapai kompetensi tersebut, Anda akan mempelajari materi fungsi penilaian, penilaian dalam kurikulum 2013, dan penilaian oleh pendidik dari bahan belajar mandiri yang telah disediakan. Bahan belajar mandiri ini dapat Anda akses dan pelajari secara online, dan atau Anda unduh untuk dipelajari secara offline

Selain itu, bahan paparan atau media lain disertakan untuk membantu Anda dalam mempelajari materi. Pada akhir sesi pembelajaran, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang disajikan sebagai reviu pembelajaran yang sudah Anda lakukan.

Jika dirasa pemahaman Anda belum maksimal, jangan khawatir!
Anda dapat mengulang pembelajaran maupun reviu sesuai dengan kebutuhan.

Bahan Belajar Konsep Penilaian

Konsep Penilaian

Pengumpulan informasi pencapaian hasil belajar peserta didik membutuhkan teknik dan instrumen penilaian, serta prosedur analisis sesuai dengan karakteristik penilaian masing-masing. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum berbasis kompetensi dengan KD sebagai kompetensi minimal yang harus dicapai oleh peserta didik. 

Untuk mengetahui ketercapaian KD, pendidik harus merumuskan sejumlah indikator pencapaian kompetensi (IPK). IPK digunakan sebagai acuan penilaian. Pendidik atau satuan pendidikan (sekolah) juga harus menentukan pencapaian kriteria ketuntasan minimal (KKM).

Penilaian bukan sekadar untuk mengetahui pencapaian hasil belajar peserta didik. Penilaian dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam proses belajar. Selama ini, seringkali penilaian cenderung dilakukan hanya untuk mengukur hasil belajar peserta didik, sehingga penilaian diposisikan seolah-olah sebagai kegiatan yang terpisah dari proses pembelajaran. Penilaian seharusnya dilaksanakan melalui tiga pendekatan, yaitu assessment of learning (penilaian akhir pembelajaran), assessment for learning (penilaian untuk pembelajaran), dan assessment as learning (penilaian sebagai pembelajaran).

Berdasarkan Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan, Lingkup penilaian pendidikan pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah terdiri atas penilaian hasil belajar oleh pendidik; penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; dan penilaian hasil belajar oleh Pemerintah. Penilaian Hasil belajar oleh pendidik terdiri atas penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Untuk lebih memahami materi mengenai konsep penilaian, Anda dapat membaca materi pembelajaran dengan mengklik tautan yang telah disediakan. Anda dapat membaca materi secara online atau mengunduhnya untuk dipelajari secara offline.

Ruang Kolaborasi

Belajar bersama dapat membantu Anda lebih cepat memahami materi. Anda bersama peserta lainnya dapat saling berbagi di dalam ruangan ini. 

Perhatikan data Minat Belajar peserta didik berikut ini:

Tujuan : Siswa mampu mengenal, berbicara, dan menuliskan wujud benda dan sifat-sifat benda padat, cair dan gas. 

Berdasarkan data diatas, rancanglah bentuk penilaianya dengan menuliskan poin-poin berikut:

  • Tujuan Pembelajaran
  • Indikator Soal (Rumuskan indikator soal berdasarkan tujuan dan aktivitas pembelajaran)
  • Soal Uraian (Rumuskan soal yang sesuai dengan indikator soal dan Soal menggunakan stimulus)
  • Rubrik Penilaian (Rubrik penilaian harus bisa mengukur jawaban dari murid. Rubrik boleh menggunakan skala likert (1, 2, 3, dan 4) atau dirumuskan dalam bentuk lain)
Berikut ini merupakan prinsip penilaian yang harus Anda perhatikan dalam melakukan penilaian di kelas Anda, kecuali
a.
adil
b.
terbuka
c.
sahih
d.
subjektif

Feedback


Langkah pertama yang harus diperhatikan dalam kegiatan perencanaan penilaian sikap adalah .....
a.
menentukan skala pengukuran
b.
menentukan sikap yang akan dikembangkan
c.
menentukan spesifikasi instrumen
d.
menentukan indikator

Feedback

Berikut pernyataan yang benar terkait dengan tingkat kesulitan sebuah soal adalah
a.
semakin banyak butir soal yang tidak bisa dijawab oleh siswa dengan benar maka soal tersebut sulit
b.
semakin kecil nilai indeks kesulitan tersebut maka soal semakin mudah, sebaliknya semakin besar nilai indeks tersebut maka soal semakin sulit
c.
semakin banyak siswa yang menjawab benar, berarti soal tersebut mudah
d.
semakin besar nilai indeks kesulitan tersebut maka soal semakin mudah, sebaliknya semakin kecil nilai indeks tersebut maka soal semakin sulit

Feedback


Ismail siswa mampu mengurutkan benda dengan mudah berdasarkan ukuran panjang dari yang terpendek sampai dengan terpanjang, namun agak kesulitan menyusun dari yang terpanjang ke yang terpendek. Kemampuan Ismail mengurutkan panjang benda tersebut merupakan kemampuan berpikir pada tahap perkembangan kognitif
a.
pre-operasional
b.
pra-operasional
c.
operasional formal
d.
operasional konkret

Feedback

Beberapa siswa Pak Usman memiliki IQ pada taraf normal bawah dan seringkali harus mengikuti remedial, terutama materi yang memerlukan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Namun pada materi yang memerlukan keterampilan berpikir tingkat rendah, ketiganya mampu mencapai batas ketuntasan. Upaya Pak Usman mengembangkan potensi terbaik ketiga siswa tersebut adalah
a.
melaksanakan penilaian hasil belajar dalam bentuk yang fleksibel sesuai kebutuhan
b.
memfasilitasi pembelajaran yang mengembangkan bentuk potensi keterampilan
c.
menyediakan tambahan fasilitas dalam bentuk tutor sebaya saat pembelajaran
d.
memberikan waktu lebih di luar kelas untuk menyelesaikan target pembelajaran

Feedback

Berikut yang bukan termasuk kegiatan perencanaan pada prosedur penilaian pengetahuan adalah
a.
menyusun bank soal
b.
menetapkan bentuk dan teknik penilaian
c.
pemetaan KD muatan pelajaran
d.
merancang instrumen penilaian

Feedback


Pak Akhmad sedang melaksanakan diagnostik kesulitan belajar untuk beberapa siswanya. Salah satu langkahnya adalah menganalisis lembar jawaban ulangan untuk mengetahui jumlah jawaban benar dan salah. Cara ini dilakukan untuk mengetahui kesulitan belajar mereka. Tindakan Pak Akhmad tersebut merupakan langkah....
a.
memperkirakan penyebab
b.
memperkirakan tindakan
c.
identifikasi masalah
d.
identifikasi kasus

Feedback

Penilaian dalam proses pembelajaran berfungsi sebagai alat untuk mendeteksi kesulitan belajar, merupakan pengertian dari ....
a.
assessment to learning
b.
assessment of learning
c.
assessment for learning
d.
assesment as learning

Feedback


Definisi penilaian adalah ....
a.
kegiatan dalam meningkatkan kualitas, kinerja, atau produktivitas suatu lembaga dalam melaksanakan programnya
b.
menentukan atau menyusun alat ukur, dalam hal ini instrumen pengukuran dan bagaimana mengukurnya
c.
prosedur yang sistematis untuk mengumpulkan informasi yang dapat digunakan untuk membuat kesimpulan tentang karakteristik orang atau objek
d.
kegiatan penentuan angka bagi suatu objek secara sistematik

Feedback

Daya pembeda pada suatu soal adalah
a.
kemampuan suatu butir soal yang tidak dapat membedakan antar siswa yang telah menguasai materi dan siswa yang kurang menguasai materi
b.
kemampuan suatu butir soal dapat membedakan antara siswa yang telah menguasai dan siswa yang kurang menguasai materi yang ditanyakan
c.
jumlah siswa yang menjawab benar lebih banyak daripada jumlah siswa yang menjawab salah
d.
jumlah siswa yang menjawab salah dan jumlah siswa yang bisa menjawab benar, proporsinya sama.

Feedback


Bu Ani bermaksud mengembangkan kemampuan berpikir kreatif melalui curah gagasan dengan kantong ide. Setiap siswa membawa kantong ide berisi satu benda, kemudian kantong ide ditukar dengan temannya. Tugas siswa adalah memberikan kata sebanyak mungkin terkait benda yang ada di kantong ide tersebut. Cara yang digunakan Bu Ani dapat mengembangkan keterampilan berpikir
a.
divergen
b.
vertical
c.
logis
d.
konvergen

Feedback


Di antara pernyataan berikut yang benar adalah
a.
Penilaian diri dan antar teman dilakukan sewaktu-waktu sesuai keinginan guru
b.
Penilaian diri dan penilaian antar teman dilakukan setiap pembelajaran berlangsung
c.
Penilaian diri dan penilaian antar teman dinilai bersama dengan hasil observasi guru
d.
Penilaian diri dan penilaian antar teman dilakukan jika diperlukan untuk validitas data observasi guru

Feedback


Perhatikan aspek sikap berikut. (1) Percaya diri (2) Runtut (3) Santun (4) Kerjasama (5) Berbahasa Indonesia Kompetensi sikap yang akan dinilai untuk kegiatan bercerita adalah ....
a.
3, 4, 5
b.
1, 2, 5
c.
2, 3, 5
d.
1, 2, 3

Feedback

Perhatikan aspek sikap berikut: (1) Tanggung jawab (2) Kerjasama (3) Menghargai (4) Mandiri (5) Jujur Kompetensi sikap yang akan dinilai untuk kegiatan berdiskusi adalah ....
a.
3, 4, 5
b.
1, 2, 4
c.
1, 2, 3
d.
2, 3, 5

Feedback